Promo Spesial Galungan & Kuningan: Domain Turun Harga

Mongkiki.com - Domain Turun Harga

Merayakan hari raya Galungan & Kuningan, Mongkiki.com memberikan promo special Galungan & Kuningan, yaitu Domain Turun Harga. Harga domain yang awalnya Rp. 115.000,-, kami turunkan menjadi Rp. 90.000,-. Promo ini berlaku untuk pembelian baru, perpanjangan, ataupun transfer domain (.com/.net/.org/.info/.biz/.us).

Promo ini berlaku mulai dari 1 Februari s/d 12 Februari 2012, maka jangan lewatkan promo special ini. Dan tidak lupa kami dari Mongkiki.com team mengucapkan “Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan bagi umat Hindu yang merayakannnya, semoga senantiasa berada dalam lindungan-Nya”

Cara melakukan telnet ke port 25 atau 2525 dengan menggunakan Windows atau Macintosh OS X

Berikut ini adalah cara – cara untuk melakukan telnet pada sistem Operasi Windows dan Macintohs OS X

Windows

  1. Klik start menu
  2. Klik Run
  3. Ketik cmd dan Enter
  4. Akan muncul window dengan warna hitam (DOS), ketikan telnet smtp.bluetie.com 25 atau telnet smtp.bluetie.com 2525
  5. Tekan Enter
  6. Jika terkoneksi ke port tersebut, maka Anda akan mendapatkan pesan kira – kira sebagai berikut:
    220-bali.webserversystems.com ESMTP Exim
  7. Jika tidak ada port yang terbuka, silahkan hubungi sistem administrator untuk melakukan permintaan agar port dibuka

Macintosh OS X

  1. Buka direktori Local disk
  2. Buka direktori Applications
  3. Buka direktori Utilities
  4. Buka applikasi Terminal
  5. Akan muncul window baru, ketikan telnet smtp.bluetie.com 25 atau telnet smtp.bluetie.com 2525
  6. Tekan Enter
  7. Jika terkoneksi ke port tersebut, maka Anda akan mendapatkan pesan kira – kira sebagai berikut:
    220-bali.webserversystems.com ESMTP Exim
  8. Jika tidak ada port yang terbuka, silahkan hubungi sistem administrator untuk melakukan permintaan agar port dibuka

 

0×80042109 – Outlook is unable to connect to your outgoing (SMTP) e-mail server

Jika Anda pernah mengalamai masalah terhadap akun email Anda di Mongkiki.com yang disetup di Outlook dengan kode pesan 0×80042109 – Outlook is unable to connect to your outgoing (SMTP) e-mail server, lakukanlah hal – hal berikut ini:

  1. Pastikan koneksi internet Anda tidak ada masalah
  2. Cek settings email Anda apakah sudah di konfigurasi dengan benar atau belum
  3. Telnet ke mail.namadomainanda.com dan verifikasi kalau port 25 atau 2525 dibuka
  4. Secara default port SMTP Anda di outlook biasanya di setting 25, jika port tersebut ditutup, ganti port SMTP  yang awalnya 25 tersebut menjadi 2525
  5. Matikan internet security dan pastikan Anda sudah melakukan setup firewall dengan benar di komputer Anda
  6. Matikan software Antivirus Anda
  7. Jika masih tidak bisa, coba restart komputer Anda
  8. Jika masih tidak bisa, coba hubungi Internet Service Provide (ISP) / Komputer AdministratorAnda

Selamat mencoba

Langkah untuk menghapus IP server Anda yang di blacklist di Hotmail atau MSN

Jika Anda tidak bisa mengirim email yang Anda kirimkan ke Hotmail atau MSN, kemungkinan IP server Anda telah di blacklist. Berikut ini adalah tips untuk menghapus IP server Anda yang di blacklist oleh MSN atau Hotmail.

Sebelumnya, ada baiknya Anda memastikan terlebih dahulu kalau email yang Anda kirimkan tersebut tidak masuk kedalam folder SPAM. Langkah – langkah berikutnya ini tidak akan membantu Anda jika ternyata email yang Anda kirimkan tersebut masuk folder spam.  Pada prinsipnya ada tiga langkah yang harus Anda lakukan untuk keluar dari kotak blacklist:

  1. Verifikasi bahwa email yang Anda kirimkan benar – benar masuk ke dalam kotak blacklist
  2. Lakukan pemeriksaan awal penghapusan blacklist
  3. Kirimkan permintaan penghapusan blacklist ke MSN

Selanjutnya »

Export dan Import MySQL menggunakan SSH

Apakah Anda pernah mengalami kendala melakukan export file database yang ukurannya lebih dari 2MB kemudian Anda mengalamai kesulitan dalam proses import ketika Anda menggunakan phpmyadmin? Tutorial berikut akan menjelaskan langkah – langkah Anda dalam melakukan export dan import database MySQL tanpa harus mengkhawatirkan besarnya ukuran file sql yang Anda miliki dan dengan waktu yang relatif lebih cepat. Pada tutorial yang dijelaskan dibawah, kita akan menggunakan SSH. Silahkan baca kembali tutorial untuk melakukan backup dan restore file, untuk mengetahui lebih jauh dimana Anda bisa mendownload software SSH.

Export Database MySQL

Untuk melakukan backup database yang berukuran besar, tutorial berikut sangat penting untuk Anda ketahui:

  1. Setelah SSH terinstall di komputer Anda, ketikan command berikut untuk melakukan backup:mysqldump -u database_username -p  nama_database > nama_file_backup.sql
  2. Setelah menekan enter, Anda akan diminta untuk memasukan password mysql untuk mengakses database tersebut. Masukanlah password yang benar dan kemuidan tekan enter.
  3. File nama_file_backup.sql telah siap didownload

Import MySQL Database

Sebelum Anda melakukan langkah – langkah berikut, pastikan bahwa format file backup yang akan Anda upload adalah .sql, dan file tersebut tidak bisa di kompres dalam bentuk .zip atau .tar.gz

  1. Jika Anda sudah memiliki file bakcup dalam bentuk .sql, silahkan upload file tersebut ke server Anda.
  2. Jika Anda belum memiliki database, buatlah database Anda terlebih dahulu dengan menggunakan cPanel
  3. Login dengan menggunakan SSH ke server, kemudian pindahkan direktori kerja Anda ke tempat dimana Anda tadi meletakan file .sql Anda.
  4. Kemudian jalankan command line berikut:mysql -p -u database_username database_name <  file.sql
  5. Tekan enter dan masukan password database Anda.

 

Solusi untuk invalid maildirsize file di cPanel

Apakah Anda pernah mengalami permasalahan Anda tidak bisa menerima ataupun mengirimkan email yang dikarenakan oleh quota email Anda yang telah melewati limit? Biasanya hal ini terjadi ketika Anda ingin menambah limit akun email Anda. Ketika Anda ingin menambah quota email di cPanel,  sistem cPanel akan mengirimkan error “Invalid maildirsize file”, sehingga Anda tidak bisa melakukan upgrade quota akun email tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut silahkan lakukan langkah – langkah berikut:

  1. Login dengan menggunakan akun FTP atau cPanel
  2. Masuk ke folder mail/yourdomain.com/user/
  3. Pada directory tersebut silahkan dihapus file maildirsize, sistem akan secara otomatis membuat file tersebut setelah dihapus.
  4. Seharusnya saat ini Anda sudah dapat menerima dan mengirimkan email, serta mengganti quoata email yang bermaslah tersebut.

 

Backup dan restore files menggunakan SSH

Jika saat ini Anda sedang ingin memindahakan file – file Anda dari satu server ke server lain dengan cara yang lebih cepat dan mudah, silahkan membaca tutorial ini sampai habis.

Terkadang kita ingin melakukan pemindahan seluruh file dari website kita dari satu server ke server yang lainnya dengan cara yang lebih cepat. Sebagian dari Anda mungkin masih menggunakan FTP untuk melakukan pemindahan data. Dengan menggunakan FTP,  Anda terlebih dahulu harus mendownload seluruh files website Anda ke komputer lokal, baru kemudian kembali menguploadnya ke server hosting tujuan Anda. Hal ini sedikit memakan waktu dan tentunya bandwidth koneksi internet Anda.

Ada cara yang lain, yaitu dengan menggunakan SSH access. Jika Anda memiliki akun di Mongkiki.com, SSH access sudah kami buka. Akun SSH Anda sama dengan akun cPanel hosting yang telah kami kirimkan melalui email. Dengan menggunakan akun tersebut Anda sudah bisa melakukan transfer files dengan cara yang lebih cepat dengan menggunkan SSH.

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin melakukan backup dan restore data dengan menggunakan SSH, seperti penjelasan berikut ini: Selanjutnya »

10 Langkah Mudah Setting Email POP3 di Outlook Office 2007

Setelah Anda berhasil membuat email di cPanel, kemudian pertanyaan yang muncul berikutnya adalah “Bagaimana cara saya menerima dan mengirimkan email dari akun yang sudah saya buat ini?”.

Ada banyak cara untuk menerima/mengirimkan email dari akun Anda, yaitu pertama Anda bisa menggunakan fasilitas webmail yang sudah disediakan server Mongkiki dengan mengakses namadomain.com/webmail. Kedua Anda bisa mengunakan program email client dari komputer pribadi (PC) Anda. Ada banyak program email client yang bisa Anda gunakan antara lain: Ms. Outlook Express, Ms. Outlook Office, Windows Mail, Mozilla Thunderbird, Mail, dan lain-lain.

Berikut akan saya jelaskan 10 langkah-langkah mudah utuk mensetting email di Ms. Outlook Office 2007.

Selanjutnya »

Upload file besar di PHP dengan menggunakan .htaccess

Jika saat ini Anda sedang mengalami kesulitan dalam membuat script untuk meng upload file yang berukuran lebih dari 2MB, berikut ini saya paparkan langkah – langkahnya.

Sebagian besar web server mengkonfigurasu setting default maximum file size yang boleh diupload oleh user adalah 2MB. Hal ini mungkin menjadi masalah bagi sebagian developer atau user yang membutuhkan proses yang bisa mengupload file PDF atau Image yang berukuran besar.

Untuk merubah setting default php.ini agar dapat melakukan upload lebih dari 2MB sebenarnya bisa dengan beberapa cara. Misalnya dengan cara membuat file custome php.ini atau dengan cara menambahkan file htaccess

Sekarang saya akan jelaskan bagaimana caranya mengganti variable php.ini melalui file .htaccess:

  1. Buatlah file .htaccess di root pada web server Anda
  2. Kemudian tambahkan kode berikut pada file tersebut
    php_value upload_max_filesize 20M
    php_value post_max_size 20M
    php_value max_execution_time 200
    php_value max_input_time 200

Dengan menambahkan file .htaccess dengan setting variable diatas, sekarang Anda sudah bisa mengupload file dengan ukuran maximum 20MB dengan cara simple. Anda bisa menggunakan tag html input dengan tipe file yang diletakan dalam form, kemudian gunakan fungsi PHP move_uploaded_file() untuk proses upload.

Bagaimana cara membuat file custom php.ini di server Mongkiki

Jika Anda menggunakan php maka kemungkinan besar Anda perlu mempertimbangkan untuk menggunakan custom php.ini di beberapa lokasi.

Anda dapat memeriksa setting dari php Anda saat ini dengan menggunakan fungsi phpinfo(). Buatlah sebuat file php(.php) yang isinya satu baris script berikut:
<?php phpinfo() ?>

Jalankan file ini. Dan Anda akan mendapatkan informasi mengenai pengaturan default pada server Anda, dan akan memberitahu Anda lokasi dari default php.ini.

Dengan php.ini Anda dapat membuat perubahan untuk memungkinkan meng-upload file yang lebih besar melalui script php, untuk mengatur direktori sesion untuk security yang lebih baik, untuk mengatur direktori sementara untuk upload file, atau mengubah beberap pengaturan lain.

Jika Anda ingin menggunakan custom file php.ini, ada dua hal yang harus diperhatikan:

  1. Penempatan dari custom file php.ini adalah sangat penting. Jika Anda ingin file php.ini berlaku hanya untuk satu direktori saja (misalkan “testing”), kemudian tempatkan pada direktory tersebut. Jika Anda ingin custom file php.ini berlaku untuk seluruh website, tambahkan satu baris script berikut di file .htaccess di direktori publict_html Anda:
    SuPHP_ConfigPath /home/username/directory/
  2. Jika Anda ingin membuat perubahan file php.ini ke versi Mongkiki yang merupakan versi yang sudah di-custom juga(file php.ini Mongkiki yang default). Jangan membuat file php.ini dengan hanya nilai yang ingin Anda rubah saja atau Anda akan kehilangan semua modifikasi standar Mongkiki.

Anda dapat mengunakan script berikut untuk membaca file php.ini Mongkiki, buat perubahan Anda, dan upload ke direktori utama Anda:
Script untuk membuat custom file php.ini
Catatan: Anda dapat menemukan lokasi dari file php.ini default pada server Anda dengan mengunakan fungsi phpinfo() sesuai yang telah dibahas diatas.

Mongkiki tidak sering melakukan perubahan terhadap file php.ini default, namun Anda ingin tahu versi terbarunya. Anda bisa membuat cron job untuk menjalankan script tersebut setiap hari, maka Anda akan selalu mengetahui revisi terbarunya.

Update 10 0ktober 2011 by Wahya

Anda juga bisa melakukan langkah – langkah berikut jika Anda ingin menggunakan default file php.ini dari server Mongkiki.com secara default sebelum Anda nanti ingin menggantinya.

  1. Login ke akun Anda di Mongkiki.com dengan menggunakan SSH
  2. Selanjutnya kita akan meng copy file php.ini yang default ke folder home dengan menggunakan command berikut:

    cp /usr/local/lib/php.ini ~/php.ini

  3. Kemudian selanjutnya kita memberitahukan kepada sistem letak dari file php.ini kita yang baru kita copy tersebut dengan command berikut:

    echo "SuPHP_ConfigPath $HOME" >> ~/public_html/.htaccess

    Anda tidak perlu melakukan perubahan apa – apa pada command tersebut, jalankan saja.
  4. Selanjutnya silahkan edit file php.ini tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda. Setiap perubahan yang Anda lakukan akan secara langsung berdampak pada server tanpa memerlukan restart server.